Blitar, Juni 2026 – SMP Mambaus Sholihin melaksanakan kegiatan Ziarah Wali Jateng dan Wisata Edukasi 2026 yang diikuti oleh seluruh siswa kelas IX sebagai bagian dari pembelajaran karakter, penguatan spiritual, serta penambahan wawasan pendidikan di luar kelas.
Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Masayikh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, Almaghfurlah KH. Misbahudin Ahmad. Para siswa bersama dewan guru dan pendamping melaksanakan pembacaan tahlil dan doa sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri dan masayikh yang telah berjasa dalam perjuangan dakwah dan pendidikan Islam.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang untuk berziarah ke makam Almaghfurlah KH. Chudlori. Di tempat yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Jawa Tengah tersebut, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat sejarah perjuangan ulama dan tradisi pesantren yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa.
Destinasi ziarah berikutnya adalah Makam Gunung Pring Magelang, salah satu pusat wisata religi yang banyak dikunjungi peziarah dari berbagai daerah. Di lokasi ini, para siswa kembali melaksanakan tahlil dan doa bersama, memohon keberkahan serta meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam.
Setelah rangkaian kegiatan ziarah selesai, para peserta melanjutkan program Wisata Edukasi ke Yogyakarta. Kegiatan pertama adalah mengunjungi Merapi Lava Tour, di mana siswa memperoleh pengetahuan mengenai sejarah erupsi Gunung Merapi, mitigasi bencana, serta pentingnya menjaga lingkungan hidup.
Selanjutnya rombongan mengunjungi Taman Pintar Yogyakarta, pusat pembelajaran sains dan teknologi yang memberikan pengalaman belajar interaktif kepada siswa. Berbagai wahana edukatif dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan semangat belajar peserta didik.
Sebagai penutup kegiatan, rombongan menikmati suasana khas Kota Yogyakarta dengan mengunjungi kawasan Malioboro. Selain menjadi pusat wisata dan budaya, Malioboro juga memberikan pengalaman kepada siswa untuk mengenal keberagaman budaya, ekonomi kreatif, serta keramahan masyarakat Yogyakarta.
Kepala SMP Mambaus Sholihin menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan kepada para ulama, memperkuat nilai-nilai keislaman, sekaligus memperluas wawasan siswa melalui pengalaman belajar langsung di lapangan.
“Melalui kegiatan ziarah dan wisata edukasi ini, kami berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dapat meneladani akhlak dan perjuangan para ulama serta memiliki semangat belajar yang lebih tinggi untuk meraih masa depan yang gemilang,” ujarnya.
Kegiatan Ziarah Wali Jateng dan Wisata Edukasi 2026 berlangsung dengan lancar, penuh kebersamaan, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Selain mempererat ukhuwah antar siswa dan guru, kegiatan ini menjadi momentum untuk menggabungkan nilai spiritual, pendidikan, dan rekreasi dalam satu perjalanan yang bermakna.



