Dua Santri Mambaus Sholihin 2 Blitar Sabet Medali di Pekan Olimpiade Nasional

Blitar, 15 Juli 2024 – Keberhasilan membanggakan datang dari dua santri Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar. Wisnu Octa dan Leilani Olivia berhasil meraih medali perak dan perunggu dalam Pekan Olimpiade Tingkat Nasional yang digelar di

Wisnu Octa, seorang santri yang dikenal disiplin dan tekun, telah berlatih selama berbulan-bulan untuk menghadapi kompetisi ini. Di tengah kesibukannya belajar kitab dan mengikuti pengajian, ia menyisihkan waktu untuk belajar matematika secara intensif. “Setiap malam, saya selalu melatih soal-soal dan berdiskusi dengan teman-teman. Itu membantu saya memahami konsep yang sulit,” ungkap Wisnu dengan penuh semangat.

Di sisi lain, Leilani yang memiliki minat besar dalam bahasa, juga tidak kalah gigih. Ia sering terlihat di perpustakaan, mempelajari berbagai materi dan melakukan eksperimen sederhana. “Saya percaya bahwa bahasa bukan hanya tentang teori, tetapi juga praktik. Itu yang saya terapkan dalam persiapan saya,” jelas Olivia

Leilani Olivia meraih medali perak dalam cabang IPS dan Bahasa Indonesia, sementara Muhammad Azhar Wisnu Octa Putra meraih medali perunggu dalam Olimpiade Matematika dan Bahasa Inggris. Keduanya menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa selama persiapan, dan keberhasilan ini menjadi bukti nyata hasil jerih payah mereka.Olivia, yang dikenal cerdas dan tekun, menyampaikan rasa syukurnya, “Saya sangat bersyukur bisa meraih medali perak. Semua ini berkat dukungan guru dan teman-teman yang selalu memotivasi saya dan juga progran pesantren ada kejar prestasi MBS 2 Blitar.”Wisnu juga tak kalah bersemangat, “2 Medali perunggu ini adalah hasil kerja keras dan semangat belajar. Semoga prestasi ini bisa memotivasi teman-teman santri lainnya untuk terus berprestasi.”

Khodimul Ma’had Mambaus Sholihin 2, KH. Moh. Zainul Fajeri, mengapresiasi pencapaian kedua santri tersebut. “Kami sangat bangga dengan prestasi Wisnu dan Olivia. Ini adalah bukti bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membuahkan hasil yang membanggakan.”Pekan Olimpiade Tingkat Nasional diikuti oleh ribuan pelajar dari berbagai daerah, menjadikannya ajang bergengsi yang menampilkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan prestasi ini, semoga Mambaus Sholihin 2 Blitar semakin dikenal sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi unggul.

“Rasanya seperti mimpi! Semua kerja keras ini terbayar lunas,” kata Wisnu sambil tersenyum lebar. Olivia menambahkan, “Kami ingin membuktikan bahwa santri juga bisa bersaing di tingkat nasional.”Keberhasilan Wisnu dan Olivia bukan hanya tentang medali, tetapi juga menjadi inspirasi bagi teman-teman santri lainnya. “Semoga prestasi ini bisa memotivasi santri lain untuk lebih giat belajar dan tidak takut mengikuti kompetisi,” harap Wisnu.

Khodimul Ma’had Mambaus Sholihin 2, KH. Moh Zainul Fajeri, sangat bangga dengan pencapaian ini. “Ini adalah bukti bahwa santri kami memiliki potensi yang besar. Kami akan terus mendukung mereka untuk mencapai yang terbaik.”Dengan prestasi yang diraih, Wisnu dan Olivia bertekad untuk terus belajar dan mengikuti kompetisi lainnya. “Ini baru awal, kami ingin terus meningkatkan diri dan membuat pesantren bangga,” ucap Olivia penuh semangat dalam Talk show di gedung Radio Mayangkara Kota Blitar.

Keberhasilan mereka telah membawa harum nama Mambaus Sholihin 2 dan membuktikan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, santri bisa berprestasi di berbagai bidang, tidak hanya dalam studi agama tetapi juga akademis.

Scroll to Top