BLITAR – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Misbahudin Ahmad (STITMA) Blitar baru saja menyelesaikan rangkaian agenda penting dalam rangka peningkatan mutu institusi. Kegiatan Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi Perguruan Tinggi ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Minggu hingga Selasa, 8-10 Maret 2026, bertempat di Kampus STITMA Blitar.
Acara yang dihadiri oleh pimpinan institusi, dosen, serta perwakilan mahasiswa ini menjadi momentum krusial bagi STITMA untuk mengevaluasi diri melalui kacamata asesor profesional.
Rekomendasi Strategis dari Tim Asesor
Dalam sesi diskusi dan evaluasi, tim asesor memberikan sejumlah catatan penting yang terbagi dalam beberapa aspek pengembangan:
- Pengembangan SDM dan Riset: Asesor mendorong penambahan jumlah dosen yang menulis di jurnal nasional terakreditasi. Selain itu, disarankan pembentukan Research Group tingkat sekolah tinggi yang disesuaikan dengan roadmap penelitian institusi melalui SK Ketua STITMA.
- Penjaminan Mutu: Terkait standar penjaminan mutu, setiap poin pada Tri Dharma Perguruan Tinggi diharapkan memiliki minimal 8 indikator capaian.
- Kesejahteraan Dosen: Untuk memperkuat loyalitas dosen terhadap institusi, tim asesor merekomendasikan dukungan penuh dari pihak Yayasan dan Senat, termasuk melalui penyesuaian honor, penyediaan rumah dinas (rumdin), serta percepatan Sertifikasi Dosen (Serdos).
Persiapan Menuju Reakreditasi
Meskipun saat ini proses berjalan lancar, tim asesor mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan lebih besar. Institusi diwajibkan melakukan reakreditasi pada setengah masa studi kampus, yakni dua tahun setelah akreditasi pertama, dan berulang setiap dua tahun sekali.
Beberapa poin teknis yang perlu segera dibenahi oleh tim internal STITMA meliputi:
- Pengecekan ulang kesesuaian data antara Laporan Evaluasi Diri (LED) dengan kondisi riil di lapangan.
- Pembenahan data pada aspek keuangan, sarana prasarana (sarpras), data dosen dan mahasiswa, serta dokumentasi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), penelitian, hingga HAKI.
Saat ini, Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) telah mengantongi status akreditasi ‘Baik’, sementara Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) diharapkan segera menyusul dalam waktu dekat.
Dengan semangat kolaborasi bersama antara jajaran pimpinan dan mahasiswa, STITMA Blitar optimis dapat meraih hasil terbaik demi kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Blitar.







